Pemerintah Total Ke Open Source pada 2011

open_source_software_logo_in_business_home_softwareMenteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menegaskan program pemerintah menggunakan piranti lunak Open Source secara total digunakan pada 2011 mendatang. Penggunaan piranti lunak ini masih dilakukan dengan berbagai kendala menghadang.

Dia mengakui penggunaan opensource tumbuh dengan cepat di komunitas, perguruan tinggi dan industri dibanding di pemerintahan.”Kami mempunyai kesulitan dalam mengimplementasikan free open source ini. Kami harus belajar dari mereka yang sudah sukses, ” ujar Tifatul dalam Konferensi Global Open Source 2009 di Jakarta pada hari ini.

Tifatul mengtakan dalam pengimplentasian di kalangan lembaga pemerintah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kondisi geografis dan kemampuan sumberdaya manusia belum merata dalam mengoperasikan dengan piranti lunak ini.

Meski begitu Tifatur juga mengatakan piranti lunak ini menyediakan solusi resmi dan canggih untuk mengatasi pembajakan. Sekaligus meyakinkan aksesibilitas informasi dan data pemerintah.

Pada konferensi ini lebih dari 500 peserta dan delegasi dari berbagai negara menghadiri Konferensi Global Tentang Open source (GCOS). Pertemuan ini untuk berkonsolidasi, berkolaborasi dan menguatkan posisi implementasi open source.

Chief Organizer GCOS Betti Alisjahbana mengatakan pertemuan ini merupakan kesempatan
yang baik untuk -Indonedia menumbuhkan industri teknologi informasi. “Kesempatan yang baik juga untuk Indonesia memimpin bidang teknologi informasi dan komunikasi melalui open source,” ujar Betti dalam sambutannya.

Sumber : http://www.tempo.co

Leave a Reply

Skip to toolbar